Dakar 2017
Roboforex is an official sponsor
of "Starikovich-Heskes Team"
at the Dakar 2017
Home / Tentang perusahaan / FAQ
Ajukan sebuah pertanyaan
Tidak menemukan informasi yang anda butuhkan? ajukan pertanyaan anda dan mendapatkan jawaban secara online!
Masuk Chatting




Trading RoboForex FAQ

Pada halaman ini anda dapat meminta Manager kami menjawab setiap pertanyaan yang anda miliki. Jawaban atas pertanyaan anda akan dikirimkan melalui email anda. sebelum bertanya, silahkan lihat melalui halaman berikut ini dan membaca semua informasi tentang hal tersebut yang mungkin sudah ada jawaban untuk pertanyaan anda.

  1. Mengapa posisi tidak menutup bahkan ketika harga berada di chart?
    Ingat bahwa ada dua harga di pasar: harga penjual (ask) dan harga pembeli (bid).

    Grafik menunjukkan harga penawaran.
    jadi:
    • A sell order dibuka dengan harga bid, dan ditutup dengan harga ask.
    • A buy order dibuka dengan harga price, dan ditutup dengan harga bid.
    Pertimbangkan contoh berikut:

    Untuk pemesanan SELL Anda, order stop-loss ditetapkan pada harga 1.2970. Harga dalam grafik mencapai 1,2968, tetapi order ditutup oleh harga stop-loss. Dalam kasus ini, 1,2968 adalah harga bid, dan mengingat spread 2 poin, harga ask adalah 1.2970 (ask = bid + spread = 1,2968 + 0,0002  = 1.2970).
     
    SELL order dieksekusi pada harga ask. Oleh karena itu, urutan SELL ditutup oleh order stop-loss pada harga "bid 1,2968 ask 1.2970."
     
  2. Mengapa Order ditutup tanpa partisipasi saya?

    Jika Tingkat Margin pada akun trading Klien menjadi setara atau lebih rendah dari nilai Stop Out, Perusahaan mempunyai hak untuk menutup semua posisi terbuka pada akun trading Klien pada harga pasar saat ini tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tanpa persetujuan dari Klien. Nilai Stop Out untuk tiap jenis akun ditentukan dalam tabel perbandingan jenis-jenis akun pada situs web Perusahaan. Selain itu, trader harus memperhitungkan Stop Loss, Take Profit, dan Trailing Stop yang juga akan memengaruhi penutupan posisi.

  3. Bagaimana membuka posisi?

    Untuk membuka posisi, pada jendela terminal, klik kanan Tools yang dipilih dan di jendela yang muncul, pilih "New Order". Setelah ini Anda harus mengatur parameter untuk order dan membuka posisi dengan menekan tombol "Buy / Sell."

  4. Mengapa order tidak dieksekusi pada harga yang di inginkan?

    Buy Stop, Sell Stop, dan Stop Loss dieksekusi pada harga saat ini pada waktu pemrosesan order. Buy Limit, Sell Limit, dan Take Profit dieksekusi pada harga order saat itu.

  5. Apa itu leverage?

    Leverage adalah rasio antara dana trader sendiri dan dana pinjaman, seorang trader yang meminjam dari broker nya. Leverage 1:100 berarti bahwa untuk transaksi Anda harus memiliki akun trading dengan jumlah 100 kali lebih kecil dari jumlah transaksi.

    Contoh: seorang trader memilih leverage 1:500 dan memiliki 200 euro pada account-nya. Leverage 1:500 memungkinkan seorang trader untuk membeli kontrak senilai 100,000 euro.
  6. Apa itu lot?

    Lot adalah satuan transaksi didalam trading.

  7. Bagaimana cara kerja stop order?

    Order Stop adalah pemicu, dan ketika tercapai, maka akan dihasilkan order terkait.

    Terdapat order Stop dan Stop-Limit:

    Ketika order Stop diaktifkan, akan dihasilkan order Pasar.

    Ketika order Stop-Limit diaktifkan, akan dihasilkan order Limit.

    Order Stop harga adalah suatu pemicu, dan ketika tercapai, maka akan dihasilkan order terkait (pasar atau Limit).

  8. Bagaimana menghitung profit di FOREX?

    Mari kita misalkan Anda membeli 1 lot EURUSD pada 1.2291 dan kemudian posisi ditutup pada 1.2391. Ketika membuka posisi, Anda membeli 100.000 EUR, yaitu 1.2291 * 100.000 = 122,910 dalam USD. Pada dasarnya, Anda memperoleh aset senilai 122,910 USD. Ketika menutup posisi tersebut, Anda menjual aset senilai 100.000 EUR, yang mana, karena perubahan harga, senilai 123,910 USD (1,2391 * 100.000). Profit akan menjadi 123.910-122.910 = 1.000 USD.

  9. Bagaimana mengitung Swap?

    Di pasar Forex, klien dibebankan dengan biaya Rollover (Swap) untuk posisi biaya inap. Jumlah Swap tergantung pada perbedaan antara suku bunga bank dari mata uang dasar dan mata uangkedua dalam pasangan mata uang. Swap dapat memiliki nilai positif atau negatif.

    Swap RoboForex ditetapkan sesuai dengan level swap dari penyedia likuiditas kami. Swap saat ini untuk masing-masing instrumen trading dapat ditemukan pada halaman "Spesifikasi Kontrak" dari website kami.

  10. Mengapa saya tidak bisa menjual di akhir pekan?

    Pada akhir pekan, FOREX tidak bekerja.

  11. Bagaimana resiko di Forex?

    Produk trading mata uang, saham, dan investasi lain adalah jenis-jenis pasar dan selalu melibatkan risiko yang signifikan. Karena fluktuasi pasar yang tajam, Anda dapat menghasilkan banyak keuntungan dari investasi Anda atau kehilangan seluruh investasi Anda.

    Anda dapat mengelola risiko-risiko tersebut (rasio kemungkinan kerugian finansial atas profit) dengan menggunakan nilai leverage, dan jenis order tertentu (Stop Loss / Take Profit) atau alat-alat lain yang tersedia. Anda harus selalu ingat bahwa semakin tinggi leverage dan kemungkinan profit, semakin tinggi tingkat risikonya.

  12. Apa jenis Pending order yang anda gunakan?

    Order pending adalah order klien untuk membeli atau menjual instrumen finansial pada harga yang ditentukan di masa mendatang.

    Terdapat empat jenis order pending:

    1. Buy Limit — untuk membeli, ketika harga "Ask" mendatang sama dengan nilai yang ditentukan. Tingkat harga saat ini lebih tinggi dari nilai order yang ditempatkan. Eksekusi order jenis ini berarti bahwa transaksi akan dibuat pada harga yang ditentukan di dalam order atau pada harga yang lebih rendah. Order jenis ini biasanya ditempatkan untuk mengantisipasi harga instrumen, yang jatuh pada tingkat tertentu, akan naik.

    2. Buy Stop — untuk membeli, ketika harga "Ask" mendatang sama dengan nilai yang ditentukan. Tingkat harga saat ini lebih rendah dari nilai order yang ditempatkan. Pengeksekusian jenis order ini berarti bahwa transaksi akan dilakukan pada harga yang ada saat order dieksekusi, yang mungkin berbeda dari harga yang ditentukan pada order tersebut. Jenis order ini biasanya ditempatkan untuk mengantisipasi harga instrumen, yang mencapai tingkat tertentu, terus naik.

    3. Sell Limit —  untuk menjual, ketika harga "Bid" mendatang sama dengan nilai yang ditentukan. Tingkat harga saat ini lebih rendah dari nilai order yang ditempatkan. Pengeksekusian jenis order ini berarti bahwa transaksi akan dibuat pada harga yang ditentukan di dalam order atau pada harga yang lebih tinggi. Jenis order ini biasanya ditempatkan untuk mengantisipasi harga instrumen, yang naik pada tingkat tertentu, akan menurun.

    4. Sell Stop —  untuk menjual, ketika harga "Bid" mendatang sama dengan nilai yang ditentukan. Tingkat harga saat ini lebih tinggi dari nilai order yang ditempatkan. Pengeksekusian jenis order ini berarti bahwa transaksi akan dilakukan pada harga yang ada saat order dieksekusi, yang mungkin berbeda dari harga yang ditentukan pada order tersebut. Jenis order ini biasanya ditempatkan untuk mengantisipasi harga instrumen, yang mencapai tingkat tertentu, akan terus menurun.

    types of pending orders

  13. Bagaimana cara kerja Smart Stop Out pada cTrader?

    Logika Smart Stop Out pada cTrader menyediakan perlindungan maksimum untuk akun trader. Logika ini akan menggantikan logika Fair Stop Out cTrader karena menggunakan algoritma yang jauh lebih canggih.

    Jika Level Margin, yang ditunjukkan pada garis saldo (lihat gambar di bawah sebagai acuan) jatuh di bawah Level Smart Stop Out, maka posisi akan mulai ditutup hingga Level Margin mencapai di atas Smart Stop Out.

    Logika Smar Stop Out hanya akan menutup sesuatu yang sangat penting dari posisi terbesar untuk memulihkan Level Margin secara aman dan melindungi posisi itu sendiri, titik entri posisi, dan akun trading selama mungkin.

    Contoh cara kerja fungsi Smart Stop Out:

    Akun Anda mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
    Saldo: $500
    Leverage: 1:500
    Smart Stop Out: 50%
    Ekuitas: $500

    Akun Anda membuka dua posisi yaitu:
    BUY (BELI) - 200,000 - USD/JPY
    BUY (BELI) - 50,000 - USD/JPY
    Kedua posisi tersebut mempunyai harga entri yang sama.

    Akun tersebut akan segera tersisa dengan level margin 100%. Setelah level margin 100% tercapai, tak ada lagi posisi yang memerlukan margin tambahan yang dapat dibuka.

    Setelah harga USD/JPY jatuh pada 10 Pip, Level Margin akan menjadi 50% dan akan memicu fitur Smart Stop Out.

    Perhitungan:
    Nilai pip dari 250.000 USDJPY: 2.500 JPY (24,67 USD)
    Kerugian dalam Pip: 10,2
    L&R yang tidak terealisasi: 24,67 USD * 10,2 = 251,63 USD
    Ekuitas: 500 USD – 251,63 USD = 248,37 USD
    Level Margin: 248,37 USD / 500 USD * 100% = 49,7%

    Catatan: demi kemudahan, kami tidak akan mempertimbangkan komisi broker dan spread pada contoh ini dalam rangka menjelaskan perilaku fungsi Smart Stop Out.

    Setelah Smart Stop Out tercapai, cTrader harus melakukan sesuatu untuk memulihkan Level Margin akun menjadi lebih tinggi dari Smart Stop Out. cTrader akan menutup sebagian posisi terbesar untuk melepaskan hanya sejumlah margin yang diperlukan dan tidak lebih, dengan pengecualian kecil pembulatan hingga mencapai 1.000 unit.

    Dalam hal ini, posisi 200.000 USD/JPY akan dimodifikasi menjadi 198.000 USD/JPY, dengan menjual 2.000 USD/JPY.

    Penutupan 2.000 USD/JPY pada kerugian sebesar 10.2 Pip akan menyebabkn kerugian $2,01. Kerugian tersebut mengurangi jumlah margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi $4. Berikut ini Anda akan melihat bagaimana peristiwa ini akan memengaruhi akun dan perhitungan yang digunakan.

    Saldo: 497.99 USD

    Perhitungan::
    Nilai Pip sebesar 2000 USDJPY: 0.19736 USD
    Kerugian dalam Pip: 10.2
    Kerugian: 0.19736 USD * 10.2 = 2.01 USD

    Margin yang digunakan 248,000 USD/JPY: 496 USD
    L&R yang tidak terealisasi: 249.64 USD

    Perhitungan:
    Nilai pip 100.000 USD/JPY: 1,000 JPY
    Volume posisi terbuka: 2.48 lots
    Kerugian dalam Pip: 10.2

    1,000 * 2.48 * 10.2 = 25,296 JPY

    nilai USDJPY: 101.33
    L&R yang tidak terealisasi: 25,296 JPY / 101.33 USDJPY = 249.64 USD

    Ekuitas = 248.35 USD

    Perhitungan:
    Saldo: 497.99 USD
    L&R yang tidak terealisasi: 249.64 USD
    Ekuitas: 497.99 USD – 249.64 USD = 248.35 USD
    Margin yang digunakan: 496 USD

    Margin Level = 248.35 USD / 496 USD = 50.07%

    Sebagai hasilnya, Level Margin akun telah bertambah menjadi 50,07% yang sudah cukup untuk berada di atas Level Smart Stop Out dengan dampak minimum pada akun trading.

Bertanya

Konsultan kami akan menjawab pertanyaan anda dengan segera.